FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HASIL BELAJAR
Menurut Muhibbin Syah secara global factor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu “faktor internal, faktor eksternal dan faktor pendekatan belajar.”
1. Faktor Internal (faktor dari dalam diri siswa)
Faktor internal adalah faktor yang ada dalam diri individu yang mencakup, keadaan atau kondisi jasmani dan rohani siswa. Faktor ini meliputi 2 aspek, yakni:
a. Aspek fisiologis (yang bersifat jasmaniah)
Kondisi umum jasmani dan tonus (tegangan otot) yang menandai tingkat kebugaran organ-organ tubuh dan sendi-sendinya, dapat mempengaruhi semangat dan intensitas siswa dalam mengikuti pelajaran. Kondisi jasmani yang tidak mendukung kegiatan belajar, seperti gangguan kesehatan, cacat tubuh, gangguan penglihatan, gangguan pendengaran dan lain sebagainya sangat mempengaruhi kemampuan siswa dalam menyerap informasi dan pengetahuan, khususnya yang disajikan di kelas.
b. Aspek psikologis (yang bersifat rohaniah)
Banyak faktor yang termasuk aspek psikologis yang dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas perolehan siswa. Diantaranya adalah tingkat intelegensi siswa, sikap siswa, bakat siswa, minat siswa dan motivasi siswa.
2. Faktor Eksternal (faktor dari luar diri siswa)
Faktor eksternal adalah faktor yang ada di luar diri individu, atau bisa dikatakan sebagai kondisi atau keadaan lingkungan di sekitar siswa. Adapun faktor eksternal yang dapatmempengaruhi hasil belajar siswa adalah:
a. Lingkungan keluarga
Keluarga merupakan salah satu lembaga pendidikan yang amat penting dalam menentukan pembentukan kepribadian seseorang siswa, karena dalam keluarga inilah seorang siswa akan menerima pendidikan dan pengajaran serta mendapatkan motivasi dan dorongan dari kedua orang tuanya. Lingkungan keluarga lebih banyak pengaruhnya terhadap kegiatan belajar siswa, yaitu orang tua dan keluarga siswa itu sendiri. Sifat-sifat orang tua, praktik pengelolaan keluarga, ketegangan keluarga dan demografi keluarga, semuanya dapat memberikan dampak baik ataupun buruk terhadap kegiatan belajar dan hasil yang dicapai oleh siswa.
b. Lingkungan sekolah
Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal memiliki peranan dalam membentuk kepribadian dan mencerdaskan anak. Lingkungan sekolah yang esensial yang mempengaruhi pembelajaran dan pengajaran, yaitu; metode mengajar, kurikulum, relasi guru dengan siswa dan siswa dengan siswa, disiplin sekolah, waktu sekolah, keadaan gedung, metode belajar dan tugas rumah. Lingkungan sekolah memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan prestasi belajar siswanya seperti, dengan sarana dan prasarananya yang memadai, metode, kurikulum dan alat-alat pelajaran (seperti buku pelajaran, alat olahraga dan sebagainya). Dengan demikian lingkungan sekolah sangat mendukung terhadap prestasi belajar siswa di sekolah.
c. Lingkungan masyarakat
Pergaulan di lingkungan masyarakat dapat mempengaruhi prestasi belajar. Anak yang bergaul dengan anak yang kurang baik akan selalu malas-malasan dalam belajar dan waktunya pun hanya digunakan untuk bermain-main saja, maka anak itu akan terpengaruh oleh temannya dan menjadikan prestasi belajarnya kurang optimal.
3. Faktor Pendekatan Belajar (Approach to learning)
Tercapainya hasil belajar yang baik dipengaruhi oleh bagaimana aktivitas siswa dalam belajar. Pendekatan belajar dapat dipahami sebagai segala cara atau strategi yang digunakan siswa dalam menunjang efektifitas dan efisiensi proses pembelajaran materi tertentu. Faktor pendekatan belajar sangat mempengaruhi hasil belajar siswa, sehingga smakin mendalam cara belajar siswa maka semakin baik hasilnya.
HUBUNGAN GAYA BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR
Setelah seseorang menemukan gaya belajarnya, orang tersebut akan mengalami kecocokan yang akan berdampak positif terhadapa penampilan dan keberhasilan belajar si pembelajar.
Permasalahan yang perlu dipaparkan disini adalah “apakah terdapat hubungan antara gaya belajar terhadapa hasil belajar”
Mengenali gaya belajar sendiri belum tentu membuat seseorang menjadi lebih pandai. Tetapi dengan mengenali gaya belajar, seseorang dapat menentukan cara belajar yang lebih efektif. Agar seseorang mengetahui bagaimana memannfaatkan kemampuan belajar secara maksimal , sehingga hasil belajarnya menjadi optimal.
Perlu diperhatikan bahwa tidak ada strategi efektif yang sama untuk semua orang. Strategi yang efektif untuk seseorang, mungkin tidak efektif untuk orang lain, bahkan tidak untuk semua orang. Oleh sebab itu, gaya belajar memiliki hubungan terhadap hasil belajar yang akan dicapai.
Rahasia belajar seseorang ditentukan oleh kemampuannya untuk mengembangkan strategi yang paling efektif untuknya, yang sesuai dengan gaya/style orang tersebut.
Referensi
http://repo.iain-tulungagung.ac.id/607/3/BAB%20II.pdf
https://pratwhy.wordpress.com/2011/02/02/mengenal-gaya-belajar-dan-hubungannya-terhadap-hasil-belajar-oleh-pratiwi/
https://pratwhy.wordpress.com/2011/02/02/mengenal-gaya-belajar-dan-hubungannya-terhadap-hasil-belajar-oleh-pratiwi/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar